Pengertian Frase

Frase
Frase adalah bagian kalimat yang terdiri atas dua kata atau lebih yang tidak melebihi batas fungsi. Artinya satu frase maksimal hanya menduduki gatra subjek (S), predikat (P) atau objek (O) atau keterangan (K). Frase dibedakan atas: a. Frase endosentris, ada dua macam: 1. Endosentris koodinatif (setara), yaitu frase yang setidaknya memiliki dua inti. Misalnya: meja kursi, maju mundur, bapak ibu. 2. Endosentris atributif (frase bertingkat), yaitu frase yang terdiri atas unsur inti (Diterangkan/D) dan unsur penjelas (Menerangkan/M). Misalnya: pegawai negeri,perusahaan rokok, tidak pergi Frase bertingkat mempunyai pola DM, MD dan MDM( dalam frase bertingkat hanya ada satu unsur inti (D) sedangkan penjelasnya boleh lebih dari satu. Contoh: baju baru D M anak manis D M sebatang rokok kretek M D M sebuah rumah mewah M D M seorang guru M D sepotong roti M D 2. Frase eksosentris. sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata (atau lebih) yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu tidak sama dengan kelas kata dari salah satu(atau lebih) unsur pembentukannya. Contoh : dari sekolah (kata keterangan) ® dari (kata depan) sekolah (kata benda), yang memimpin(kata benda) ® yang (kata tugas) memimpin (kata kerja Menurut jenis kata, frase dibedakan: -frase nominal (kata benda) -frase verbal (kata kerja) -frase adjektival (kata sifat) -frase numeralia (kata bilangan) -frase adverbial(kata keterangan) -frase preposisional (kata depan) Mengenal frase « on: May 07, 2008, 11:02:36 AM » Jenis frase berdasarkan kategori sebagai berikut. 1.Frase nominal merupakan frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata nominal. contohnya, - Rasuna said termasuk kaum muda yang berpikiran maju. Frase kaum muda termasuk golongan frase nominal. begitu juga frase maju baru termasuk golongan frase nominal.contoh lainnya yaitu: - gedung sekolah - rumah bersih 2.frase verbal merupakan frase yang memiliki kesamaan distribusi dengan kata verbal. contohnya, - ia pernah belajar pada associated command and general staff college. frase pernah belajar termasuk golongan frase verba. 3.frase bilangan merupakan frase yang mempunyai distribusi yang samaq dengan kata bilangan. contohnya, tiga ekor,lima botol,dan sepuluh lembar. 4.frase keterangan merupakan frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata keterangan. contohnya, tadi pagi, kemarin pagi. 5. frase depan merupakan frase yang terdiri atas kata depan sebagai penanda, diikuti oleh kata / frase aksinya. contohnya, disebuah rumah, sejak tadi pagi. nah, dapatkah kamu menunjukkan contoh lainnya? carilah didalam bacaan-bacaan halaman 41, 43, 45, 46, 49, dan 52 pada pembelajaran sebelumnya! adapun frase berdasarka konstruksi dapat di bedakan menjadi dua, yakni frase eksosentrik dan frase endosentrik.berikut ini uraiannya. 1. frase eksosentruk merupakan frase yang komponen-komponennya tidak berperilaku yang sama dengan keseluruhannya. misalnya, frase di sekolah, yang terdiri atas komponen di dan sekolah. frase ini dapat mengisi fungsi keterangan, misalnya dalam kalimat berikut. rinny berdagang di sekolah. baik komponen di atau sekolah tidak dapat menduduki fungsi keterangan dalam kalimat tersebut. akhirya, kalimat pun tidak berterima jika keduanya dipisahkan dan menduduki salah satu fungsi dalam kalimat. contohnya, - rinni berdagang di - rinni berdagang di sekolah 2. frase endosentrik merupakan frase yang komponen-komponennya berperilaku yang sama dengan keseluruhannya. jadi, salah satu komponennya dapat menggantikan kedudukan keseluruhannya. contohnya, frase sedang menyapu dalam kalimat berikut. - paman sedang menyapu di halaman. - paman menyapu di halaman. selain itu,dad pula frase yang memiliki makna ambigu atau makna ganda. perhatikanlah kalimat berikut! - orang tua sedang ,membersihkan rumah. kata orang tua memiliki makna ganda yakni orang yang tua atau ibu bapak. hal ini akan menimbulkan penafsiran ganda jika tidak di berikan katarangan yang mendukung, seperti yang telah di jelaskan sebelumnya. **** kesimpulan,dalam frase ini merupakan gabungan kata yang bersifat nonpredikatif atau lazim.karena ini juga merupakan pelajaran utama bahasa indonesia. untuk itu saya menghimbau pada adik-adik kelas agar supuya dapat memahaminya.

0 Response to "Pengertian Frase"

Poskan Komentar

Powered by Blogger